
Welcome To Snout TalksKami bertiga tinggal berbeda pulau. Untuk menjaga kewarasan, kami rutin ngobrol secara daring.Iseng-iseng kami dokumentasikan, lagian siapa yang mau denger, LOL!Kebanyakan obrolan lahir dari argumen cetek yang ngasal. Pun audio dan penyuntingan yang ala kadarnya."Tapi kami gak nyangka. Dengan kualitas audio seadanya dan suntingan yang payah, sudah ada 500 pendengar dihari keempat penayangan episode pertama. Fantastico!"Kalimat diatas adalah contoh kalimat hoaxEnjoy The Snout!